About Me

My photo
menurut suami saya, saya itu cantik dan menarik, enak di ajak ngobrol dan santai, saya termasuk tipe orang setia sekarang.. hehe pernah tau rasanya dikhianati itu sakit makanya ga lagi lagi deh.. ^^ hmm.. bidang pekerjaan yang senang saya geluti adalah perkerjaan yang tidak monoton dan membuat saya berjiwa muda.. hehe.. saya tidak suka bekerja dalam lingkup kantor yang terlalu saklek.. Blog ini saya bikin juga atas dasar iseng aja.. koleksinya masih sedikit.. ya sedikit sedikit lama lama kan harapannya bisa menjadi bukit.. :) buaat temen temen sekalian yang udah sempat mampir kesini boleh kok kasi saran atau kritik wat blog pribadi ini.. hehe... akan saya terima dengan senang hati.. :) ya sementara itu aja dulu yah.. selamat menikmati blog yang sederhana ini tentunya... ^^

Wednesday, February 23, 2011

Masih Bosan

Hari ini seperti biasanya, aku jenuh dengan suasana disini, sumpek...
tiap hari merasakan hal yang sama kebosanan untuk berlama lama tinggal, apalagi hari ini ada acara yang membosankan pula seperti bulan kemaren, kita mah cuma dapat capeknya doank..

kalo udah ngomongin tentang hal yang satu ini memang yah ga ada habisnya, setiap hari selalu saja ada hal yang tidak menyenangkan, ya semacam rasa rasa muak pada orang orang yang setiap hari berkoar tentang kedisiplinan peraturan kantor, akan tatapi justru mereka itu yang sering melanggar peraturan, tidak konsekuen dan mencla mencle. yah bagaimana tidak to ?? ha?? kalo anak buah yang salah kena sangsi tapi kalo yang punya jabatan yang salah eeh?? di maklumi... hlo... ?? ini peraturan kantor apa peraturan senioritas sih?? katanya minta anank buah harus bisa profesional. tapi kok dia sendiri pilih pilih kayak gitu?

memangnya harus gitu ya kalo udah punya kedudukan apa harus menjadi seenaknya sendiri?
apakah setelah punya nama lalu jadi semena mena?
benarkah setiap kita melangkah lebih tinggi itu sebuah keharusan menginjak yang ada dibawah?

saya memang bukan siapa siap disini, tapi lihat saja ya.. kerasnya ketidakkonsekuensian kalian lah yang nantinya akan membesarkan saya dikemudian hari, setelah nya saya akan menjadi SIAPA, dan bukan ditempat kalian, kalo perlu kalian yang sekarang lebih suka menunjukkan jari telunjuk dekat dengan hidung saya akan hanya bisa melongo..

ini bukan ancaman ato kesombongan sih, ini hanya motivasi diri yang berhak dimiliki oleh siapapun kan, mungkin jika saatnya tiba nanti justru kalian semua yang pertama kali dapat ucapan terima kasih dari saya untuk keberhasilan yang telah saya raih, keeegoisan kalianlah yang akan menjadikan saya ssebagai pribadi yang menghargai sesama teman dan memiliki jiwa yang manusiawi, kekerasan kalian mendidik saya akan membuat saya semakin tegar dan kuat setelah lepas nanti. ketidakpedulian kalian akan saya akan membentuk saya menjadi sosok dermawan yang baik untuk sekitaar yang membutuhkan.

yayaya sutralah.. aku hanya ingin menyampaikan saja bahwasannya aku masih bosan dengan kalian atopun mereka mereka yang sok berkuasa karna lebih lama disini atopun para penjilat yang berkedok aneh aneh...

masih satu bulan lagi deritaku bertemu kalian..
hah. teman teman ku yang baik disini sampe ga keliatan karna koloni kalian terlau banyak..
semoga kalian segera sadar bahwa sikap kalian dan perilaku kalian justru lebih memalukan daripada teman teman ku dan aku yang kalian koarkan selalu berbuat salah dan sengaja menyalahi aturan..
semoga kalian segera menemukan kaca besar sebagai pembanding ya....

_diantara kerjaan

BEBAL

Sulit Rasanya menulis beberapa patah kata seperti dulu, entahlah kini otakku rasa bebal. berbagai hal yang dulu sempat kubanggakan sepertinya sekarang tak berarti apa apa. Pikiran ini seperti penuh berjejal yang aku sendiri tidak tau apa. yang jelas aku tak lagi merasakan adanya perkembangan.

hmm. mungkin ga ya karna usiaku yang semakin matang?? ato karena aku telah hampir satu tahun ini terkungkung dalam kepenatan akan gilanya sebuah perkerjaan yang sebelumnya tak pernah kubayangkan. bekerja kantoran administrasi. aku tak lagi pandai bicara. baik dalam indonesia maupun english. aku tak pandai lagi mengungkapkan setiap keluhku dengan cara yang santun dan enak didengar.

aku tak lagi memiliki pribadi yang menyenangkan dan ceria seperti sebelmu aku masuk sini. hewh.. masak sih bisa ngaruh?? tapi emang benar kok. dari dulu aku menyadari bahwa aku tipe orang yang mengerikan apabila sudah marah. hanya saja sekarang ini aku lebih merasakan diriku yang pemarahnya minta ampun.

jadi gampang ga suka ma orang. padahal setauku aku paling jago kalo soal kontrol emosi dan aku tipe orang yang profesional. dulu. hmm. begitu burukkah tempat ini untukku sehingga besar pengaruhnya dalam diriku ya??

yang tapi bagaimanapun aku tetap harus yakin bahwa apa yang aku alami disini akan banyak memberikan pengalaman dan cara pemikiran yang baik nantinya jika aku sudah keluar dari sini. toh masa kerjaku juga hampir habis dan surat pengunduran dirikupun sudah keluar. hahaha. akhirnya aku bebas.

kembali pada BEBAL yang kini semakin memberatkan cara berpikirku mungkin saja juga pengaruh hari hariku mendekati pernikahan dibarengi ujian skripsi. ASTAGA!!! tak kusangka akan seperti ini jadwalnya. hew hew hew. yah... meski begitu aku tetap akan menjalaninya sebaik mungkin, ujian skripsi adalah level terakhir aku bisa melepaskan beban yang selama ini banyak menyita waktu, uang dan pikiranku.

hmm. justru diakhir perjuanganku ini malah calon mertuaku sangat banyak membantuku. mereka mau membiayai kuliahku sampai lulus!! bersyukur aku punya calon mertua yang sayang padaku. makasih mama mertua.. makasih papa mertua..

tak lupa tentunya aku berterima kasih yang besar pada papa dan mamaku tercinta yang selam ini telah menyayangiku dengan tulus dan bersabar meski aku kuilahnya telat lulus dikit ^^ aku sayang kalian semua..

ucapan terima kasihku ga berhenti sampai pada mereka aja.. makasih wat abangku yang sebentar lagi akan menjadi suamiku.. aku mohon bersabarlah menghadapi aku yang suka marah ini... hehehehe... ga maksud marah ma abang kok.. ya paling kadang cuma karna cemburu aja.. ato merasa kurang perhatian... hehehe..

aku sayangnya ke abang lebih lebih kok bang.. ga nyangka yah kalo inget dulu masih awal awal pacaran.. apalagi awalan PEDEKATE... haha... eh sekarang beneran jadi suamiku.. yang namanya jodoh ya ga ada yang tau ma siapa... meski mereka bilang abang item tapi wat aku abang tetap adorable black kok bang.. ^^

pikiran ini agak ringan kalo mikirin keluarga dirumah dan abang ku..
kembali pada diriku.. kecerdasan yang kumiliki dulu berbicara english juga sudah sangat berkurang.. BETE karna dikantor ga ada yang mau di ajakin belajar. pada mali katanya... huh.. masak belajar kok malu ya.. hmm.. awal april nanti setelah wisuda aku harus bisa mengasah lagi kemampuan yang dulu pernah aku banggakan..

aku harus menjadi lebih ceria lagi.. supaya abang makin cinta.. hehehhe..
aku harus mampu jadi istri yang baik untuk abang..

kurasa aku sudah terlalu lama berdiam dalam BEBAL yang menghampiriku selama aku masih disini. berasa tuwir tiap hari cuci mata ketemunya layar komputer sama pensiunan.. hehehhe ^^

saat aku keluar adalah saatnya aku jadi aku yang dulu dan sedikit pembaharuan biar ga KATROK.. ^^ WKWKWKWK HUSSSSSSHHHHH!!
siph lah.. slamat tinggal BEBAL !!

I am Gonna Be ANGEL.... ^^

ini tentang Kawanku

ini tentang Kawanku

tentu tidak hanya satu yang bilang bahwa kita sahabat dekat,
tentu tidak hanya satu yang bilang kita seperti tak terpisahkan,
mungkin pula kedekatan kita telah menghadirkan rasa cemburu untuk kekasihku,
hmm..
sedekat itukah kita??
Benarkah kau pun berpikir seperti itu??
Ah itu hanya pandangan mereka saja.
Kawanku,
aku lebih mengenalmu ketimbang tempat ini,
Kau lah yang sejak awal menuntunku,
Membantuku mengenal dunia baruku,
Menemaniku belajar pekerjaan baruku,
Menopangku saat yang buruk menjatuhkanku ditempat ini,
Memberikanku semangat,
Menegurku dengan baik ketika aku salah,
Sejak aku masih putih polos,
Sejak aku belum menjadi berwarna seperti ini,
Bukankah kita pernah menjadi putih polos bersama sama??
Meski kau satu bulan lebih dulu menjadi berwarna ditempat ini,
Tentu aku memahami bahwa hidup membutuhkan perubahan,
Dan sekarang kita telah menjadi warna yang sama lagi,
Kita masih dekat,
Kita masih bersapa dengan baik,
Ingatkah kamu dengan kalimat ini?
“Kawan…  kalo satu saat aku bikin salah tolong tegur aku ya?, jangan jadi diam sama aku.. karna sejak hari ini kita adalah teman baik.. terimakasih”
*** waktu berjalan
Kebencianku terhadap seseorang membuatku ta bisa mengendalikan diri,
Banyak yang membuat aku sampai begitu membencinya kawan,
Kau pun tau mengapa,
Aku menjadi buta,
Aku menjadi emosi,
Aku menjadi kalap,
Segerombolan kata caci maki aku kelompokkan sedemikian rupa hingga muncul kalimat terdahsyat yang menjadi BOM untuk diriku sendiri,
** BBBUuuuuMMMmmmzzzz
Begitu simpang siurnya lalu lalang patah kata menghujaniku,
Kawanku?
Aku basah kuyub..
Aku tak takut dingin saat itu,
Tapi jelas aku kedinginan,
Aku terdiam lalu menoleh kearahmu, Kawanku,

..
.
Tidak ada jawaban yang jelas,
Kau hanya menyalakan kipas angin dan AC itu lalu pergi begitu saja,
Aku bertanya padamu yang entah masih kau dengar atau tidak..
“Kawanku? Benarkah engkau kawanku? Bukankah engkau kawanku?”

..
.
-----Dingin yang kala itu membeku-----

1/11/10

keinginan siapa sebenarnya?

duduk sendiri yang seperti terasa begitu,
di bawah pojok meja order tempat tongkrongan anak anak,
kala sepi pengunjung,
aku bekerja di cafe salah satu hotel di kota dimana aku meneruskan menuntut ilmu yang tidak pernah menjadi keinginanku,

sejak aku menyadari diriku,
namaku,
rumahku,
keluargaku,
tubuhku,
dan lalu merasakan keinginanku yang tidak jelas,
tidak pernah terwujud sepertinya,

entahlah selalu keinginan mereka,
keinginan dia,
dan mungkin keinginan kamu,
atau bahkan keinginan kalian,
yang seterusnya akan menjadi keinginanku,

detik ini juga,
aku menulis karena keinginan yang sebenarnya bukan keinginanku seutuhnya,
keinginan kakak angkatku,
hehehe,
piss kak.. ^^

kakakku seorang penulis sih,
kalo ada kesempatan kalian kenal dia bisa kalian bedakan deh caranya nulis dengan caraku bercerita,
hohohoho..

bagaikan langit dan bumi saja,
dia yang slalu menulis dengan kata penuh sastra dan sansekerta,
haiah,
sedangkan aku?
tulisanku?

hehehe,
tapi dia slalu bilang,
" jadilah dirimu sendiri "

empat jam sudah waktu jam terbangku terlewat ditempat kerja yang lebih banyak menyita waktu hari hariku ketimbang ngurus pendidikan atau masalah masalah lain yang seharusnya tidak perlu membuat aku gila, atau rengekan orang rumah  yang sudah merindukan ku disebrang kota nun jauh di mato..

tapi i'm just a simple human..
like another human around me,
who have brain n mind to think,
who have heart to feel,

sambil terpotong potong tulisan ini terbuat karena hearus tetap menjalani tuga yang seharusnya kulakukan kala pekerjaan memanggil,
diantara cerita seorang teman tentang sosok yang dikaguminya yang entah karena apa,
yang dia sadari tak mungkin dia miliki sendiri seutuhnya,
dan entah pula karena apa,

sosok itu bukan kekasihnya,
dia orang lain yang hadir dalam jiwa dan waktu serta mendiami lubuk hati terdalam teman kerjaku yang sekarang sedang duduk pula dibawah meja bersamaku,
ditemani beberapa pengujung yang hanya satu meja..

sepi sepi..
hahaha...

temanku ini berpikir dia bukanlah cew yang bisa membuktikan perasaan dan hany bisa merasai saja..

--seperti aku,
hehe..

diapun berpikri mengapa seseorang yang mengharapkanya,
menginginkannya menjadi milik seseorang itu bisa memberikan lebih dari yang dia butuhkan,
tapi di sendiri tidak bisa memberikan pembuktian apa apa tentang perasaan dihatinya untuk sosok yang dia bilang dia menyayanginya,
dia tidak bisa berjuang untuk cintanya..

--hehe
hla to jadi kepikiran diriku sendiri ya?

//setelah beberapa hari..

hehehe..
terlalu sibuknya aku dengan aktivitas yang kusukai tapi sedikit terpaksakan kujalani..
ah lagi lagi bukan keinginanku..

beranjak pada sebuah keadaan yang menuntutku begini dan begitu,
sesibuk ini dan sesibuk itu..

1/11/2009

Pembuktian Terakhir

<span style="font-family:lucida grande;"><span style="color: rgb(102, 0, 204);"><span style="font-size:130%;">kala siang yang begitu terik aku terpaksa terbangun karena ajakan teman yang dia bilang ada urusan penting dan aku harus segera menemaninya,
dia bilang,
aku butuh kamu banget buw,
dan sesigap para akpol yang harus apel dikala mata masih ingin terpejam setelah menghabiskan waktu berjam jam entah melakukan apa,
hehhe,

hla po aku sapamu??
:p
yaya aku temani deh,
tapi aku ta pakpung dulu yah,

halah kelamaan,
uda ditunggu ni hlo..

haiah hla kamu wae ndadak ogg,
mbok pikir aku ra ngantuk??
aku kesel nda,
bobo jam papat ogg,

halah wes to ndang gage,

hla po N-gage..
hehehe..
iklan,
padahal aku ra di sponsori hlo..

yyoyo sabar to buw..

byurrrr.. byurrrrr...
dog dog dog,,

heh pie nda??

ayo cepet,
jangan lama lama mandinya..

ya allah baru tiga siraman,
aku terpaksa lagi mandi dengan tidak utuh,
hhhh...

singkat cerita saja,
dibawah matahari yang sepertinya sedang tertawa lebar bisa memiliki kesempatan melihatku dikejar kunti yang satu ini untuk menemaninya bertemu sosok yang dia bilang kekasihnya yang sudah memiliki kekasih,
dan ketika itu kita akan bertemu pula dengan kekasih kekasihnya..

??
theng theng theng,,
mbulet..
athah athah,

-
--
---
----

*ngobrol bersama
bla bla bla

-masih canggung

*sedikit bercanda
bla haha bla haha bla haha

-lumayan cair

*pindah tempat
-tak ada sebab yang jelas..

*ngobrol lagi
-situasi aman
-sedikit sindiran
-moment pengabadian

*bercanda
-caiiiiiiiiiiiiiiiirrrrrrrrrrrrr


///sensor dan sedikit perubahan tambahan..
hehehe..

ada sesuatu yang membuatku harus pulang ke kos..
opo jal??
kayake aku harus bayar kos hari ini dan sudah ditunggu bu kos yang marah marah...
aku kebingungan setengah hidup..
hla to malah ban motornya bocor....
telat sampe kos,,
bu kos tidak kutemukan..
beliau marah..
dan sangat marah..

ndag aku hari ini apes tenan nda??

lagi lagi hanya ditemani matahari dan senyum polusi udara yang halah biasa aja..
sendiri dalam sesal ketidaksengajaan..
yang harusnya kutemui sudah memutuskan untuk pulang tanpa kesempatan..
ah entahlah..

ban motor jadi...
aku kembali keperadaban yang seharusnya dimana aku berada detik itu,
menemani teman kuntiku yang kusayangi lagi..
raut wajah yang sudah kucel teruntel untel tak lagi bisa kututupi..
hohohoh..

ra po sing penting aku setia mbe konco..
yo ra??
hhehehehehee....

*time is up
-pulang


///sensor lagi lagi ada perubahan yang banyak dink hehhe..

sampai di kos kosanku yang kucintai dan kusayangi dan yang telah lama kutinggalkan,
hla yang punya kamu alias bu kosku marah marah hlo ya..
hiks hiks..
huwa huwa...
sroooooooooootttttttttttttttt...
maaf yah kos..
aku telah berpaling darimu..
kini aku telah menemukan kos kosan yang masih cocok,
hehehehe

haiah koyo ngomong mbe pacare wae..
agagagaga...

sudah sudah..
kita kembali ke laptop!!!
hanya di empat mata...
uye uye,
prikitiuw...


--sepi

temanku cuma duduk termangu di pinggiran kursi dikamarku,
tanpa kata,
aku berbaring sambil memandangi dia,
dan bertanya dalam hati,

pie jal??

kuberanikan diri mendekatinya dan duduk disampingnya,
dengan lembut kusentuh pundaknya yang sedari tadi menopang kepalanya yang agaknya sudah teramat berat dan penuh sesak oleh pikiran pikiran yang aku tidak tahu..

kamu kenapa bu??
siapa yang dia pilih??

--
masih tanpa jawaban..

--
kulihat airmata dengan derasnya berebut keluar dari matanya yang agak sipit,
melunturkan bedak yang sejak pagi menghiasi wajahnya ayu,
meski memang telah sedari siang sudah sedikit luntur karena panas terik,

tidak ada tissu disini,
maaf ya buk..

hlo??
kok malah tertawa sambil nangis??
tanyaku dalam hati..

buw..
tidak ada adegan pilihan dalam pertemuan kami tadi buw..

hla??
trus pas aku pergi bentar tadi ngapain?

hanya berbincang bincang..

kalian bertiga??

enggak.

trus??

berdua aja.

sapa??

aku ma ceweknya.

heh?
ngomong apa?
dia marah gak?
trus pie?

jangan kayak polisi tanya ma copet gitu ah buk..

THEEEEEEEEENNNGGG...
hla kan aku penasaran..

trus pie critane??

ceweknya curhat ma aku buw,
dia ngeluh tentang cowoknya..
dia bilang kalo dia sayang banget ma cowoknya..
dia ga mau kehilangan cowoknya..
dia minta pendapatku harus gimana..
dia ga mau cowoknya punya kekasih lain..

heh?

dia ga tau kalo orang lain itu adalah aku buw..

hlo?

aku ga mau menghancurkan hubungan mereka buw..
aku tadi udah kasih nasehat supaya mereka bisa perbaiki hubungan mereka buw..
aku ikhlas,
aku ikhlas buw..
ini adalah pembuktian cintaku yang terakhir bbbhhuu......

--kata terakhirnya tersambung oleh tangis yang begitu dalam, dia tertunduk diatas meja yang ada di depannya..

aku merinding,
hampir ikut menangis,
aku melihat pada diriku,
aku berguman dalam hati,

kamu wanita hebat buw..

aku salut,
sangat salut..

dan langit sudah hampir menutup tirainya pertanda malam segera berkunjung..




_tentang seorang teman yang kukagumi
</span></span></span>

27/10/2009

Diatas Normal

pikiranku terlalu sesak untuk sebuah tulisan..
masih belum jelas mengapa pikiranku yang sekecil ukuran batok kelapa ini seperti mampu menyimpan banyak hal tentang kehidupan dan bertahan sangat lama..
awet..
sudah hampir seperempat abad pikiranku ini masih saja mampu berpikir berbagai hal,
dari yang ga penting sampai hal yang terpenting buat hidupku dan sekitarku,
dari sesuatu yang kecil bianget sampai hal yang guedenya minta ampun,
dari asumsi yang buruk sampai asumsi yang paling mulia,
dari bla bla bla sampai bla bla bla..
huwah huwah..
ck..ck..ck..

lagi lagi sesuatu yang tak terpikirkan itu kembalinya ke yang maha kuasa,
yang maha hebat menciptakan pikiranku dan menciptakan aku,
sangar nda!

sak klebat aku berhenti ngetik karena hapeku menyala tanda ada sms,
oooo...
ada sms dari teman sekamarku to,

seketika pula aku berpikir lagi dengan otakku yang multifungsi,
nyambi mbatin dalam hati,
hla orang yang bikin hape itu po ra yo sangar nda??
meskipun ga sesangar pencipta sosokku,
jauh,,
hla ong yang nyiptain aku juga yang nyiptain orang yang nyiptain hapeku ogg..
hehehe..
hla aku nyiptain apa??
rasa sakit ndag an??

hohoho..
intermezzo..

yen ta pikir pikir..
aku kok ga ada apa apanya yah..
ndag kalian juga pernah kepikiran kayak gini kayak aku??
hehehe..

yayaya..
sudahlah kita kembali ke topik utama,
hmm,
sebetulnya disini saya sedang tidak berbicara tentang otak ataupun pikiran ataupun siapa yang menciptakan saya ataupun yang menciptakan hape saya,

hanya saja diwaktu luang yang terpaksakan ini,
saya sedang ingin berbagi rasa yang sebenarnya tidak berasa dan tidak berwujud,
meskipun tulisan yang telah tergores ini merupakan sebuah wujud dari rasa rasa yang sedang terasa,

saya ingin berbagi cerita yang pernah saya tahu,
yang pernah saya lihat,
yang pernah saya dengar,
yang pernah saya rasa,
yang pernah saya alami,
atau bahkan yang baru saja ingin saya bayangkan,

sambil menatap layar monitor yang sejak empat jam lalu saya pandangi,
yang tidak lepas dari halaman yang sedang melanda,
facebook,
hehehe,
di sambi menikmati ngilu ngilu di kaki,
hla ong ra iso slonjor ogg,
warnet jibiyu di peleburan,
lesehan,
murah,
tapi ra iso slonjor,
haiah malah promosi ogg..
hehehe..

memilih duduk menyamping meluruskan kaki adalah pilihan bijak yang seharusnya saya lakukan dari awal,
yah namanya juga manusia,
kebanyakan pengalaman itu yang menjadi guru terbaik,
kalo belum ngerasain sakit ya belum kapok,
belum menyesal,
saya tidak mau mengklaim siapapun disini,
saya sedang berbicara tentang diri saya dan pandangan saya sebagai jiwa saya yang mungkin sudah tak lagi muda,
hihihihi..

sebelumnya mohon maaf yang sebesar besarnya bagi siapapun khalayak yang nantinya tersinggung dengan hasil tulisan saya,
dan saya membuka peluang bagi siapapun yang ingin berkomentar nantinya,
monggo dan matur nuwun sanget,
sekalian saya mau promosi blog saya yang baru lahir dan masih sangat ngadat dalam pengisian yang tentunya berdasarkan mood saya..

oke langsung saja,
kunjungi blog saya di sin0kz.blogspot.com
kalo ga salah sih itu alamatnya,
atau langsung baca dari facebook aja ga papa,
sama aja..
hehehe..

hla kok ndadak promosi ngasi alamat blogspot kalo emang dari facebook bisa di baca??
ra efektif banget igg ya..
hehehe..
ah ndag papa hla ong saya memang sedang diatas normal sih jadi ya sah sah aja lah..
iya to??

eitz!
jangan berasumsi yang negatif dulu,
maksudnya diatas normal itu adalah bahwa saya sedang pada masa yang ga normal menurut saya,
sedang ingin menulis tanpa henti,
tidak peduli terselip rasa kantuk dan lelah setelah seharian ke kampus yang akhirnya gagal ketemu dosen dan lalu kerja yang harus melayani pelanggan dengan sabar dan hanya bisa marah marah dibelakang,
yang melayani dengan segenap cinta tapi cuma dapet dimarahin doank wank wank...
yah resiko sih ya..
belum lagi sms sms atau telpon telpon seharian dari mama yang perhatian banget..

ya sudah
ya sudah

segera saya akan mulai menulis,,
terimakasih..
slamat beraktifitas..


_diantara kabin yang sepi berselimut lelah
27/10/2009

bagaimana seharusnya dan haruskah?

<div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153); font-family: courier new;">
pagi buta yang seperti biasa saja,
kuteguk satu botol <span style="font-style: italic;">fruit tea</span> dan ku makan sebungkus donat,
menghabiskan sisa pagi disebuah warnet yang biasa ku datangi,
hah,
mungkin baru beberapa kali saja,
tapi cukup sering,

ingatanku teringat akan dirinya yang jauh,
mengusung cerita yang dia bilang sedang bersama keluarganya,
untuk meraih mimpi sejenak,
menyambung tujuan yang pernah tertunda karena salahku,

diapun bilang bukan ini seharusnya yang dia lakukan sekarang,
karena ada impian lain yang telah terlawat dan ta mungkin kembali dalam waktu singkat,
dan lagi lagi ini salahku,
waktu, tenaga, pikiran, dan hatinya pernah terbuang,
yang entah sia sia atau tidak,

sebab yang sebenarnya tak pernah kuharapkan,
bukankah aku tak pernah berharap mimpimu sirna karenaku,

tapi begitu gilakah rasa cintamu padaku,
sehingga impian yang kau siapkan dari dulu,
tanggung jawab yang kau pikul menjadi korban karena sebab yang tak pernah kuinginkan?

bahkan maafpun tak mampu mengembalikan waktu yang telah hilang,
dan sekarang,
setelah kepastian demi kepastian yang kujalani bersamamu makin mendekati garis ternyata,
ucapku masih pula kau ragukan,

aku tak pernah meminta sebelumnya,
tapi selalu kau berikan yang kubutuhkan,
kini aku yang telah menjadi milikmu,
aku sedang berusaha,
memenuhi harapanmu,
meski entah bisa terbayar atau tidak,

tak ingin kuungkit tapi aku tetap padamu,
jiwa, pikiran dan hatiku telah benar padamu,
sungguh padamu,

keraguan yang mengiringi,
kupikir adalah kewajaran ketika kita jauh dan lama tak bersua,
tapi aku percaya,
aku percaya,

kebiasaan yang kubilang kebiasaan burukku mulai perlahan aku kikis,
hanya untukmu,
beberapa baris kata katamu membuatku berpikir,
bagaimana seharusnya pembuktian cinta yang kau harapkan?

kataku aku sayang padamu,
kataku aku cinta padamu,
kataku aku akan setia menantimu,

percayalah,
percayalah,

atau,
haruskah kulakukan seperti yang pernah kau lakukan bang?




_diantara rasa cinta dalam penantian yang seharusnya tulus..
</div>
 25/10/2009