About Me

My photo
menurut suami saya, saya itu cantik dan menarik, enak di ajak ngobrol dan santai, saya termasuk tipe orang setia sekarang.. hehe pernah tau rasanya dikhianati itu sakit makanya ga lagi lagi deh.. ^^ hmm.. bidang pekerjaan yang senang saya geluti adalah perkerjaan yang tidak monoton dan membuat saya berjiwa muda.. hehe.. saya tidak suka bekerja dalam lingkup kantor yang terlalu saklek.. Blog ini saya bikin juga atas dasar iseng aja.. koleksinya masih sedikit.. ya sedikit sedikit lama lama kan harapannya bisa menjadi bukit.. :) buaat temen temen sekalian yang udah sempat mampir kesini boleh kok kasi saran atau kritik wat blog pribadi ini.. hehe... akan saya terima dengan senang hati.. :) ya sementara itu aja dulu yah.. selamat menikmati blog yang sederhana ini tentunya... ^^

Wednesday, February 23, 2011

bagaimana seharusnya dan haruskah?

<div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153); font-family: courier new;">
pagi buta yang seperti biasa saja,
kuteguk satu botol <span style="font-style: italic;">fruit tea</span> dan ku makan sebungkus donat,
menghabiskan sisa pagi disebuah warnet yang biasa ku datangi,
hah,
mungkin baru beberapa kali saja,
tapi cukup sering,

ingatanku teringat akan dirinya yang jauh,
mengusung cerita yang dia bilang sedang bersama keluarganya,
untuk meraih mimpi sejenak,
menyambung tujuan yang pernah tertunda karena salahku,

diapun bilang bukan ini seharusnya yang dia lakukan sekarang,
karena ada impian lain yang telah terlawat dan ta mungkin kembali dalam waktu singkat,
dan lagi lagi ini salahku,
waktu, tenaga, pikiran, dan hatinya pernah terbuang,
yang entah sia sia atau tidak,

sebab yang sebenarnya tak pernah kuharapkan,
bukankah aku tak pernah berharap mimpimu sirna karenaku,

tapi begitu gilakah rasa cintamu padaku,
sehingga impian yang kau siapkan dari dulu,
tanggung jawab yang kau pikul menjadi korban karena sebab yang tak pernah kuinginkan?

bahkan maafpun tak mampu mengembalikan waktu yang telah hilang,
dan sekarang,
setelah kepastian demi kepastian yang kujalani bersamamu makin mendekati garis ternyata,
ucapku masih pula kau ragukan,

aku tak pernah meminta sebelumnya,
tapi selalu kau berikan yang kubutuhkan,
kini aku yang telah menjadi milikmu,
aku sedang berusaha,
memenuhi harapanmu,
meski entah bisa terbayar atau tidak,

tak ingin kuungkit tapi aku tetap padamu,
jiwa, pikiran dan hatiku telah benar padamu,
sungguh padamu,

keraguan yang mengiringi,
kupikir adalah kewajaran ketika kita jauh dan lama tak bersua,
tapi aku percaya,
aku percaya,

kebiasaan yang kubilang kebiasaan burukku mulai perlahan aku kikis,
hanya untukmu,
beberapa baris kata katamu membuatku berpikir,
bagaimana seharusnya pembuktian cinta yang kau harapkan?

kataku aku sayang padamu,
kataku aku cinta padamu,
kataku aku akan setia menantimu,

percayalah,
percayalah,

atau,
haruskah kulakukan seperti yang pernah kau lakukan bang?




_diantara rasa cinta dalam penantian yang seharusnya tulus..
</div>
 25/10/2009

No comments:

Post a Comment